Motorola Razr Fold Resmi Raih Skor DXOMARK dan Gold Label Kamera
- Motorola
Olret – Motorola akhirnya resmi memasuki pasar ponsel lipat bergaya buku lewat peluncuran Motorola Razr Fold di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. Ini menjadi langkah strategis bagi brand tersebut untuk bersaing di segmen foldable premium, sekaligus menegaskan fokus mereka pada inovasi desain dan kualitas kamera.
Menariknya, tak lama setelah diumumkan, perangkat ini langsung mengantongi skor kamera 164 dari DXOMARK dan meraih Gold Label untuk pencitraan. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Motorola tidak sekadar menghadirkan desain lipat, tetapi juga serius dalam urusan fotografi kelas flagship.
Desain Super Tipis dengan Layar Cerah Ekstrem
Motorola Razr Fold mengusung layar penutup pOLED 6,6 inci dengan refresh rate 165Hz, resolusi 2520 x 1080 piksel, serta tingkat kecerahan puncak hingga 6000 nits. Layar ini dilindungi oleh Gorilla Glass Ceramic 3 untuk daya tahan ekstra.
Saat dibuka, pengguna akan disuguhkan layar internal LTPO 8,1 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi 2484 x 2232 piksel. Tingkat kecerahannya bahkan mencapai 6200 nits. Kedua panel sudah mendukung warna 10-bit, HDR10+, Dolby Vision, serta validasi Pantone untuk akurasi warna profesional.
Walau membawa layar besar, perangkat ini tetap tampil impresif dari sisi dimensi. Ketebalannya hanya sekitar 4,6mm saat dibuka dan 9,9mm saat dilipat, dengan bobot 244 gram—masih tergolong ramping untuk kategori foldable book-style.
Performa Kelas Atas dengan Dukungan Update 7 Tahun
Di sektor dapur pacu, Razr Fold ditenagai prosesor Snapdragon 8 Generasi ke-5 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X 16GB serta penyimpanan internal hingga 1TB di pasar tertentu.
Perangkat ini menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapatkan pembaruan sistem operasi serta keamanan hingga tujuh tahun—sebuah komitmen jangka panjang yang kini mulai menjadi standar di segmen flagship premium.
Untuk daya tahan, Motorola membenamkan baterai silikon-karbon berkapasitas 6.000mAh. Pengisian dayanya pun tergolong lengkap, mencakup fast charging kabel 80W, wireless charging 50W, serta reverse wired charging 5W.
Kamera 50MP Tiga Lensa, Bisa Rekam 8K Dolby Vision
Fotografi menjadi daya tarik utama Motorola Razr Fold. Konfigurasi kamera belakangnya terdiri dari:
- Sensor utama Sony LYTIA 828 50MP dengan OIS
- Kamera ultra-wide 50MP dengan dukungan makro
- Lensa telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x dan OIS
Untuk kebutuhan selfie dan video call, layar penutup dibekali kamera 32MP, sementara layar internal memiliki kamera 20MP.
Dari sisi video, perangkat ini mampu merekam hingga resolusi 8K dengan dukungan Dolby Vision. Motorola juga menyematkan teknologi pencitraan berbasis AI untuk meningkatkan rentang dinamis, akurasi warna, serta performa low-light.
Motorola Razr Fold dipasarkan dengan harga EUR 1.999 di Eropa. Penjualan perdana akan dimulai di kawasan tersebut, kemudian menyusul Amerika Utara dalam beberapa bulan berikutnya. Varian untuk pasar Tiongkok juga disebut sedang dipersiapkan.
Perangkat ini hadir dalam dua opsi warna premium: Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White. Sejumlah laporan menyebutkan penjualan ritel kemungkinan dimulai pada kuartal kedua tahun ini.
Jika melihat spesifikasi dan skor kamera yang diraih, Motorola Razr Fold jelas bukan sekadar pendatang baru di kategori foldable, tetapi kandidat serius di kelas premium 2026.