Honor Magic V6 Debut Global di MWC 2026, Klaim Jadi Ponsel Lipat Paling Tahan Lama
- Honor
Olret – Honor resmi memperkenalkan Honor Magic V6 dalam ajang Mobile World Congress 2026 (MWC 2026). Kehadiran perangkat ini bukan sekadar penyegaran generasi, melainkan upaya serius Honor untuk menjawab kritik lama terhadap ponsel lipat yang kerap dianggap rapuh. Kali ini, fokus utamanya jelas: ketahanan ekstrem tanpa mengorbankan desain tipis yang menjadi identitas lini Magic V.
Honor Magic V6 disebut sebagai ponsel lipat pertama di dunia yang mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 secara bersamaan. Sertifikasi IP68 memastikan perangkat mampu bertahan dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, sementara IP69 memberikan perlindungan dari semburan air bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Pencapaian ini penting karena selama bertahun-tahun celah pada engsel menjadi titik lemah ponsel lipat, memungkinkan debu dan cairan masuk ke komponen internal. Dengan standar ini, Honor mengklaim telah meminimalkan risiko tersebut secara signifikan.
Bagian engsel menjadi sorotan utama dalam pengembangan Magic V6. Honor menyematkan engsel “Super Steel” baru dengan kekuatan tarik mencapai 2.800 MPa. Perusahaan bahkan mengklaim material ini 87 persen lebih kuat dibanding pilar A pada mobil produksi Tesla. Engsel tersebut telah melalui pengujian hingga 500.000 siklus pelipatan di laboratorium, yang diklaim setara dengan sekitar 136 kali lipatan per hari selama sepuluh tahun. Meski mengalami peningkatan kekuatan drastis, desainnya tetap ramping dengan ketebalan hanya 4,0 mm saat dibuka dan 8,75 mm saat ditutup, menjadikannya salah satu ponsel lipat tertipis di kelasnya.
Perlindungan layar juga ditingkatkan secara signifikan. Layar luar dibekali Honor NanoCrystal Shield yang diklaim sepuluh kali lebih tahan benturan dan lima belas kali lebih tahan gores dibanding generasi sebelumnya. Sementara itu, layar bagian dalam menggunakan Ultra Thin Glass (UTG) yang diperkuat dan dipadukan dengan lapisan “Super Armored”. Kombinasi ini disebut mampu mengurangi kedalaman lipatan hingga 44 persen, membuat bekas lipatan semakin samar sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap penggunaan stylus.
Untuk menunjukkan bahwa klaim tersebut bukan sekadar angka laboratorium, Honor melakukan demonstrasi ekstrem menjelang MWC di Riyadh. Dalam salah satu aksi, Magic V6 digunakan sebagai mekanisme pendukung tali luncur atau zipline yang menahan beban seseorang saat melintasi danau. Demonstrasi ini dirancang untuk menegaskan kekuatan rangka dan engsel di bawah tekanan besar—sebuah skenario yang pada sebagian besar ponsel lipat berisiko menyebabkan kerusakan struktural.