Cyberpunk 2077 Bisa Jalan Lokal di Red Magic 11 Pro, Era HP Android Setara PC Kian Nyata Perkembangan performa ponsel
- Youtube
Olret – Android dalam beberapa tahun terakhir memang terasa pesat. Namun, apa yang baru-baru ini diperlihatkan oleh kanal YouTube ETA Prime menjadi salah satu bukti paling jelas bahwa perangkat mobile mulai memasuki “wilayah serius” yang dulu hanya dihuni PC gaming.
Dalam video terbarunya, ETA Prime berhasil menjalankan game berat Cyberpunk 2077 secara lokal di Red Magic 11 Pro. Bukan lewat cloud gaming, bukan remote desktop, melainkan emulasi langsung di perangkat. Fakta ini saja sudah mengesankan. Namun yang membuatnya lebih menarik adalah angka performa yang berhasil dicapai.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Unjuk Gigi
Red Magic 11 Pro ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Dalam pengujian tersebut, Cyberpunk 2077 dijalankan pada resolusi 720p dengan preset grafis terendah. Fitur upscaling AMD FidelityFX Super Resolution 2.1 (FSR 2.1) diatur ke mode Balanced.
Tanpa mengaktifkan frame generation, game mampu berjalan di kisaran 30 FPS, meski sempat turun ke bawah 20 FPS saat adegan berat. Untuk ukuran game yang dulu dikenal “meluluhlantakkan” PC gaming kelas atas saat rilis, angka ini sudah tergolong impresif untuk perangkat mobile.
Ketika fitur frame generation FSR diaktifkan, performa melonjak signifikan. Frame rate stabil di atas 40 FPS dan bahkan menyentuh 50 FPS di adegan yang lebih ringan. Pada layar ponsel, performa tersebut dinilai cukup playable, meski tentu belum menyamai pengalaman di konsol atau PC high-end.
Coba Preset Steam Deck, Hasilnya Tetap Solid
ETA Prime juga menguji preset grafis ala Steam Deck, yang meningkatkan kualitas visual dibanding preset terendah. Dengan FSR Balanced tetap aktif, performa awal turun ke sekitar 20 FPS. Namun setelah frame generation dihidupkan, frame rate kembali naik mendekati 40 FPS.
Konsekuensinya, muncul beberapa artefak visual dan efek bayangan yang kurang presisi. Hal ini wajar mengingat teknologi frame generation bekerja dengan interpolasi frame secara agresif untuk meningkatkan kelancaran animasi.
Beban CPU dan GPU Terlihat Stabil
Dari sisi pemakaian sumber daya, chipset Snapdragon menunjukkan efisiensi yang cukup menarik. Penggunaan CPU tercatat berada di kisaran 60–80 persen, sementara GPU berkisar 50–60 persen selama pengujian berlangsung. Angka ini mengindikasikan bahwa sistem masih memiliki ruang, meski jelas bekerja keras menjalankan game sekelas Cyberpunk 2077.
Belum Gantikan PC, Tapi Masa Depannya Menjanjikan
Perlu ditegaskan, skenario ini belum menjadikan ponsel sebagai pengganti konsol atau laptop gaming. Namun, fakta bahwa Cyberpunk 2077 kini dapat dijalankan secara lokal di smartphone dengan frame rate layak main adalah sesuatu yang beberapa tahun lalu terdengar mustahil. Kini, itu bukan lagi konsep futuristik—melainkan realitas.
Jika performa chip mobile saat ini sudah mampu mencapai titik ini, beberapa generasi ke depan berpotensi menghadirkan lompatan yang jauh lebih signifikan. Dunia game portabel tampaknya akan memasuki babak baru, dan Android berada di garis depan evolusi tersebut.