Asus Vivobook S14 (M3407KA): Ultrabook OLED Bertenaga Ryzen AI, Siap Hadapi Era Komputasi Cerdas
- youtube
Pengalaman mengetik menjadi salah satu aspek yang menyenangkan. Keyboard memiliki travel 1,7 mm, cukup dalam untuk ukuran laptop setipis ini. Tombol terasa senyap namun responsif, sehingga nyaman untuk mengetik dalam durasi panjang. Trackpad berukuran luas dan responsif terhadap gesture multi-jari Windows. Pada awal penggunaan mungkin terasa sensitif terhadap sentuhan telapak tangan, tetapi adaptasi cepat membuatnya tidak lagi mengganggu.
Masuk ke performa, Vivobook S14 ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 7 350 yang sudah dilengkapi NPU XDNA dengan kemampuan hingga 50 TOPS. Kehadiran NPU ini menjadi krusial karena Windows 11 semakin menekankan fitur berbasis AI. Berbagai fitur seperti Copilot, Windows Studio Effects, pengaburan latar belakang real-time, hingga ringkasan AI lokal berjalan lebih efisien karena beban kerja tidak sepenuhnya ditangani CPU atau GPU. Dalam penggunaan nyata, laptop ini mampu menangani multitasking berat dengan banyak tab Chrome, pengeditan video 1080p, serta aplikasi Office berbasis AI tanpa hambatan berarti.
Meski bukan laptop gaming, GPU terintegrasi Radeon 860M berbasis RDNA 3.5 cukup impresif untuk ukuran ultrabook. Game kompetitif ringan seperti Valorant dapat berjalan sangat lancar di pengaturan rendah, sementara Genshin Impact dan PUBG masih dapat dimainkan dengan kompromi grafis. Untuk gamer kasual, performanya lebih dari cukup.
Manajemen termal menjadi keunggulan lain. Sistem pendingin dual-fan menjaga suhu tetap stabil di kisaran 75 derajat Celsius saat beban tinggi. Dalam penggunaan normal, kipas hampir tidak terdengar, dan bahkan dalam mode performa suaranya hanya berupa desisan halus. Area keyboard tetap nyaman disentuh setelah sesi penggunaan berat, menunjukkan efisiensi desain pendinginan yang matang.
Daya tahan baterai juga impresif. Meski klaim resmi menyebut hingga 23 jam, dalam penggunaan nyata laptop ini mampu bertahan sekitar 10 hingga 12 jam untuk aktivitas seperti menulis, browsing, streaming musik, dan pengeditan ringan. Pengisian cepat 65W melalui USB-C mampu mengisi hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 40 menit, membuatnya praktis untuk mobilitas tinggi.
Di sektor penyimpanan, unit ulasan menggunakan SSD NVMe PCIe 4.0 512GB dengan kecepatan baca sekuensial di atas 6.700 MB/s dan tulis sekitar 3.600 MB/s. Performa ini membuat sistem terasa responsif dalam membuka aplikasi dan memindahkan file besar. RAM DDR5 16GB sudah tertanam, namun Asus tetap menyediakan slot SO-DIMM tambahan untuk ekspansi, serta slot M.2 PCIe 4.0 standar untuk upgrade SSD. Fleksibilitas ini jarang ditemukan di laptop tipis dan ringan.