Motorola Edge 2025 Mulai Terima Android 16, Hadirkan Fitur Mode Baru dan Peningkatan Aksesibilitas
- Youtube
Olret – Motorola terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembaruan sistem operasi Android. Setelah sebelumnya memperbarui sejumlah perangkat di lini Razr kelas atas, Edge kelas menengah, dan seri Moto G, kini Android 16 mulai digulirkan ke Motorola Edge 2025. Meski peluncurannya belum tergolong sangat cepat, langkah ini tetap menjadi peningkatan signifikan dibandingkan strategi pembaruan Motorola pada tahun-tahun sebelumnya.
Motorola Edge 2025 disebut-sebut sebagai perangkat pertama Motorola yang menerima Android 16 pada tahun 2026. Informasi ini muncul setelah sejumlah pengguna melaporkan telah menerima pembaruan tersebut, meskipun Motorola sendiri belum memberikan pengumuman resmi. Situasi ini bukan hal baru, karena Motorola kerap memperbarui perangkat secara bertahap sebelum mencantumkannya di laman dukungan resmi mereka.
Pembaruan Android 16 untuk Motorola Edge 2025 hadir dengan versi firmware W1VD36H.50-7 dan memiliki ukuran unduhan sekitar 1,5 GB. Pengguna yang ingin mengecek ketersediaan pembaruan dapat membuka menu Pengaturan > Pembaruan sistem, lalu memilih opsi Periksa pembaruan. Seperti biasa, Motorola menggulirkan pembaruan secara bertahap, sehingga sebagian pengguna mungkin perlu menunggu beberapa hari sebelum pembaruan tersedia di perangkat mereka.
Dari sisi fitur, Android 16 di Edge 2025 tidak membawa perubahan desain besar atau tampilan antarmuka yang mencolok. Namun, pembaruan ini tetap menghadirkan sejumlah peningkatan fungsional yang relevan untuk penggunaan sehari-hari. Salah satu fitur baru yang menonjol adalah pendinginan notifikasi, yang secara otomatis menurunkan volume notifikasi jika pengguna menerima terlalu banyak pemberitahuan dari aplikasi yang sama dalam waktu singkat.
Android 16 juga memperkenalkan pengelompokan mode Jangan Ganggu, Waktu Tidur, dan Mengemudi ke dalam menu Pengaturan > Mode, sehingga pengguna dapat mengatur fokus dan gangguan dengan lebih praktis. Selain itu, Motorola memungkinkan pengguna membuat mode kustom sesuai kebutuhan pribadi, memberikan fleksibilitas lebih dalam mengelola notifikasi dan perilaku perangkat.
Fitur lain yang cukup menarik adalah kemampuan untuk terhubung ke hotspot perangkat lain tanpa memasukkan kata sandi, selama kedua perangkat menggunakan akun Google yang sama. Fitur ini mempermudah konektivitas antarperangkat dan sangat berguna bagi pengguna yang sering berpindah perangkat dalam ekosistem Android.