Bukan Sekadar Kalah: Media Tiongkok Akui Vietnam U-23 Kini Jadi Kekuatan Menakutkan di Asia

Vietnam
Sumber :
  • thethao247.vn

Olret – Pertandingan terakhir antara China U23 dan Jepang U23 berlangsung dengan cara yang tak terduga, dengan tim asuhan Antonio Puche mengalami kekalahan yang mengecewakan 0-4.

Pertandingan antara Jepang U23 dan China U23 diprediksi akan menjadi laga yang tegang dan ketat. Namun, kejadian di lapangan sangat berbeda dari yang diharapkan, dengan Jepang U23 terbukti jauh lebih unggul, mencetak gol secara konsisten dan mengamankan kemenangan telak 4-0.

Messi Telah Memulai Negosiasi untuk Transfer dari Inter Miami

Meskipun kalah, media Tiongkok tidak terlalu keras dalam pemberitaannya. Surat kabar 163 memuat judul berita: "Tim U23 Tiongkok menjadi runner-up di Kejuaraan Asia U23, penampilan terbaik dalam sejarah."

Surat kabar terkemuka Tiongkok ini mengakui kekalahan telak melawan Jepang tetapi tetap menegaskan bahwa turnamen tersebut sukses. Menurut 163, pencapaian "lolos dari babak penyisihan grup, mengalahkan Uzbekistan dan Vietnam, dan kemudian menjadi runner-up" adalah sumber kebanggaan bagi sepak bola Tiongkok.

Bahkan Tanpa Ronaldo, Al Nassr Melanjutkan Rentetan Kemenangannya

Meskipun mengalami kekalahan telak di final, ini tetap merupakan pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah tim U23 Tiongkok. Dalam lima penampilan sebelumnya di Kejuaraan Asia U23, Tiongkok hanya memenangkan dua pertandingan, kalah 13 kali, dan tidak pernah lolos dari babak penyisihan grup.

Oleh karena itu, mencapai final dan hanya kalah dari Jepang tetap merupakan pencapaian yang menggembirakan bagi sepak bola Tiongkok.

MU Melepas 12 Pemain di Transfer Musim Dingin?

Mengenai jalannya pertandingan, perhitungan pertahanan Tiongkok dengan cepat berantakan ketika Yuto Ozeki membuka skor pada menit ke-12. Tembakannya membentur paha Peng Xiao, mengubah arah dan membuat Li Hao tak berdaya. Itu adalah gol pertama yang kebobolan Tiongkok di turnamen ini, mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka selama 492 menit.

Masih terguncang akibat gol pertama, tim U23 Tiongkok kebobolan gol kedua yang dicetak oleh Kosei Ogura pada menit ke-20. Sejak saat itu, rencana pertahanan Tiongkok benar-benar runtuh, dan gol-gol berikutnya dari Ryunosuke Sato dan Ogura di babak kedua menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan.

Dengan kemenangan ini, tim U23 Jepang menjadi tim pertama dalam sejarah yang berhasil mempertahankan gelar Kejuaraan Asia U23 mereka. Kemenangan 4-0 atas Tiongkok juga merupakan margin terbesar dalam sebuah final.

Lebih luar biasa lagi, tim U23 Jepang hanya menggunakan pemain U21 dalam turnamen ini, menunjukkan superioritas sepak bola Jepang yang jauh lebih unggul dibandingkan rival Asia lainnya.