Rodri Peringatkan Arsenal: Perjalanan Menuju Takhta Masih Sangat Panjang

Rodri
Sumber :
  • google image

OlretRodri percaya bahwa kemenangan Manchester City atas Arsenal di final Piala Liga tidak hanya mengamankan trofi pertama mereka musim ini, tetapi juga menciptakan titik balik psikologis dalam persaingan perebutan gelar Liga Premier.

Rumor Transfer: Strategi MU Angkut Penyerang Barcelona Penjamin 87 Gol

"Hasil ini berdampak besar," kata Rodri setelah kemenangan di Wembley. "Ini bukan hanya pertandingan untuk memperebutkan gelar, tetapi juga untuk membuktikan bahwa kami bisa mengalahkan mereka."

Menurut gelandang Spanyol itu, tersingkir oleh Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions merupakan kejutan bagi Man City, tetapi seluruh tim dengan cepat pulih.

Arsenal Siap Guncang Bursa Transfer dengan Rekor Rp8,5 triliun untuk Julian Alvarez

"Kami tahu ini adalah pertandingan yang sangat penting, bukan hanya untuk trofi tetapi juga karena kami menghadapi tim terkuat di kompetisi ini," ujarnya.

Arsenal

Photo :
  • thethao247.vn

Bruno Fernandes Dijual: Manchester United Patok Harga £57 Juta

Di Wembley pada 22 Maret, Arsenal memulai pertandingan dengan baik dan memberikan tekanan besar pada lawan mereka. Kai Havertz dan Bukayo Saka memiliki peluang mencetak gol dari jarak dekat, tetapi keduanya gagal mengalahkan kiper James Trafford.

Di babak kedua, Manchester City sepenuhnya mengendalikan permainan dan mencetak dua gol, keduanya melalui sundulan Nico O'Reilly.

Rodri percaya kebugaran Arsenal menurun di babak kedua, memberi Manchester City kesempatan untuk meningkatkan tekanan. Ia secara khusus menyebutkan penampilan Nico O'Reilly sebagai bukti potensi tim.

Pemenang Ballon d'Or 2024 itu juga mengungkapkan bahwa pesannya di jeda babak pertama terutama untuk meyakinkan dan meningkatkan moral. "Kami bermain bagus, kami hanya perlu menunjukkan karakter dan tidak membiarkan mereka mengendalikan permainan," tambahnya.

Rodri juga yakin kemenangan di Wembley bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar Liga Premier, meskipun Arsenal memiliki keunggulan yang signifikan.

"Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi seluruh tim akan kembali setelah jeda internasional dengan optimisme bahwa masih ada dua kompetisi yang harus diperebutkan," kata gelandang berusia 29 tahun itu dengan percaya diri.

Manchester City tertinggal sembilan poin, dengan satu pertandingan tersisa, dan akan menghadapi Arsenal lagi dalam pertandingan yang berpotensi menentukan di Stadion Etihad pada 19 April. Sebelum itu, kedua tim memiliki jadwal pertandingan yang berbeda, dengan Arsenal telah memainkan lebih banyak pertandingan.

Rodri percaya bahwa tersingkir dari Liga Champions juga membawa keuntungan tertentu. "Kami tidak ingin tersingkir, tetapi sekarang kami harus melihat sisi positifnya. Kami memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan Liga Premier," katanya. "Namun, seluruh tim juga perlu menikmati kemenangan ini."

Man City

Photo :
  • thethao247.vn

Demikian pula, "pahlawan" Nico O'Reilly percaya Man City perlu memanfaatkan dorongan dari gelar Piala Liga untuk mempercepat langkah di tahap akhir musim. Pemain berusia 21 tahun itu menekankan bahwa tim harus mempertahankan momentum dalam perebutan gelar Liga Premier melawan Arsenal, sambil juga mengincar kesuksesan di Piala FA, di mana mereka akan menghadapi Liverpool di perempat final.

"Ini jelas merupakan pukulan besar bagi Arsenal dan kita perlu memanfaatkannya untuk membangun momentum," kata O'Reilly. "Setelah jeda internasional, seluruh tim harus kembali dan berjuang keras."

O'Reilly adalah salah satu talenta luar biasa yang muncul dari akademi Man City dalam beberapa tahun terakhir. Pemain kelahiran 2005 ini mengatakan bahwa bimbingan dari pemain senior berpengalaman telah memainkan peran penting dalam perjalanan tim.

"Kami memiliki pemimpin hebat yang telah memenangkan banyak trofi," kata O'Reilly. "Mereka banyak membantu pemain muda seperti kami, terutama dalam perebutan gelar. Itu sangat penting."