Rodri Peringatkan Arsenal: Perjalanan Menuju Takhta Masih Sangat Panjang
- google image
Olret – Rodri percaya bahwa kemenangan Manchester City atas Arsenal di final Piala Liga tidak hanya mengamankan trofi pertama mereka musim ini, tetapi juga menciptakan titik balik psikologis dalam persaingan perebutan gelar Liga Premier.
"Hasil ini berdampak besar," kata Rodri setelah kemenangan di Wembley. "Ini bukan hanya pertandingan untuk memperebutkan gelar, tetapi juga untuk membuktikan bahwa kami bisa mengalahkan mereka."
Menurut gelandang Spanyol itu, tersingkir oleh Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions merupakan kejutan bagi Man City, tetapi seluruh tim dengan cepat pulih.
"Kami tahu ini adalah pertandingan yang sangat penting, bukan hanya untuk trofi tetapi juga karena kami menghadapi tim terkuat di kompetisi ini," ujarnya.
Arsenal
- thethao247.vn
Di Wembley pada 22 Maret, Arsenal memulai pertandingan dengan baik dan memberikan tekanan besar pada lawan mereka. Kai Havertz dan Bukayo Saka memiliki peluang mencetak gol dari jarak dekat, tetapi keduanya gagal mengalahkan kiper James Trafford.
Di babak kedua, Manchester City sepenuhnya mengendalikan permainan dan mencetak dua gol, keduanya melalui sundulan Nico O'Reilly.
Rodri percaya kebugaran Arsenal menurun di babak kedua, memberi Manchester City kesempatan untuk meningkatkan tekanan. Ia secara khusus menyebutkan penampilan Nico O'Reilly sebagai bukti potensi tim.
Pemenang Ballon d'Or 2024 itu juga mengungkapkan bahwa pesannya di jeda babak pertama terutama untuk meyakinkan dan meningkatkan moral. "Kami bermain bagus, kami hanya perlu menunjukkan karakter dan tidak membiarkan mereka mengendalikan permainan," tambahnya.
Rodri juga yakin kemenangan di Wembley bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar Liga Premier, meskipun Arsenal memiliki keunggulan yang signifikan.
"Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi seluruh tim akan kembali setelah jeda internasional dengan optimisme bahwa masih ada dua kompetisi yang harus diperebutkan," kata gelandang berusia 29 tahun itu dengan percaya diri.
Manchester City tertinggal sembilan poin, dengan satu pertandingan tersisa, dan akan menghadapi Arsenal lagi dalam pertandingan yang berpotensi menentukan di Stadion Etihad pada 19 April. Sebelum itu, kedua tim memiliki jadwal pertandingan yang berbeda, dengan Arsenal telah memainkan lebih banyak pertandingan.