Thibaut Courtois Secara Terbuka Mengkritik Jose Mourinho

Thibaut Courtois
Sumber :
  • Marca.com

OlretThibaut Courtois secara terbuka membela Vinicius, sekaligus menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pendekatan Jose Mourinho setelah insiden yang melibatkan Gianluca Prestianni.

Suasana tegang muncul di ruang ganti Real Madrid setelah pertandingan Liga Champions melawan Benfica, dan kiper Thibaut Courtois telah angkat bicara tentang situasi tersebut. Kontroversi seputar tuduhan rasisme terhadap Vinicius Jr. dan Gianluca Prestianni sedikit menutupi kemenangan Real Madrid 1-0 di leg pertama.

Sebelumnya, presiden Benfica secara terbuka membela Gianluca Prestianni di tengah gelombang tuduhan, memicu banyak perdebatan di media sosial dan media olahraga. Sementara itu, UEFA juga menolak banding Benfica setelah kekalahan mereka melawan Real Madrid.

2 Gol, 4 Duel Menang: Gyokeres Berikan Pesan Berdarah Bahwa Ia Adalah Sang Nomor 9 Sejati Arsenal

Vinicius Jr, Bellingham, Mbappe, Rodrygo - Real Madrid

Photo :
  • Marca.com

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, kiper Thibaut Courtois dengan jelas menyatakan posisinya:
Setelah Hanya Dua Pertandingan, Eze Kini Setara Dengan Dua Legenda Arsenal

"Mourinho tetaplah Mourinho, dan sebagai pelatih, dia akan selalu membela klub dan apa yang dikatakan para pemainnya. Yang mengecewakan saya adalah penggunaan selebrasi Vini sebagai alasan. Dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Itu hanya selebrasi seperti yang dilakukan banyak lawan terhadap kami, karena ketika mereka mencetak gol melawan Real Madrid, kegembiraan mereka biasanya berlipat ganda atau bahkan tiga kali lipat."

Hal itu sudah sering terjadi sebelumnya, dan kita perlu melupakannya dan melangkah maju. Sebuah perayaan tidak dapat membenarkan dugaan tindakan rasisme.

Diketahui bahwa Mourinho juga mengambil keputusan hukum terkait leg kedua melawan Benfica, sebuah langkah yang semakin memecah opini publik dan memperintensifkan situasi. Pernyataan Courtois memperkuat pandangan bahwa masalah ini perlu dipertimbangkan dengan cermat dan adil.

Dengan Liga Champions memasuki tahap krusial, fokus Vinicius akan menjadi kunci keberhasilan Real Madrid. Tim Royal akan menjamu Benfica di stadion Santiago Bernabeu pada pukul 03.00 besok, 26 Februari.

Jose Mourinho mengambil keputusan penting menjelang pertandingan melawan Real Madrid.

Jose Mourinho Fenerbahce

Photo :
  • UEFA.com

Menjelang laga krusial Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid, laporan media mengindikasikan bahwa Jose Mourinho telah mengambil keputusan terkait partisipasinya dalam kegiatan pers setelah insiden besar yang melibatkan Gianluca Prestianni dan Vinicius Jr.

Setelah mengamankan keunggulan di leg pertama di Portugal, Real Madrid akan menjamu Benfica di Stadion Santiago pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Meskipun tim Spanyol dianggap sebagai favorit, jalan menuju babak selanjutnya tetap terbuka bagi kedua tim.

Sebelum pertandingan krusial ini, laporan media menunjukkan bahwa Jose Mourinho telah mengambil keputusan hukum terkait peristiwa kontroversial antara Vinicius Jr. dan Gianluca Prestianni di leg pertama.

Menurut Sky Sports, Mourinho akan menggunakan haknya untuk tidak hadir dalam konferensi pers pra dan pasca pertandingan antara Benfica dan Real Madrid. Sebagai gantinya, asistennya, Joao Tralhao, akan mewakili tim dan menangani semua kewajiban media.

Meskipun peraturan UEFA mengharuskan pelatih kepala untuk berbicara kepada media sebelum dan sesudah pertandingan, Mourinho mengandalkan skorsing di pinggir lapangan setelah kartu merah yang diterimanya di leg pertama untuk menghindari kewajiban ini.

Banding dan skorsing yang sedang dijalani memungkinkan manajer asal Portugal itu untuk melegitimasi keputusannya untuk absen dari pers. Oleh karena itu, ia tidak akan muncul di konferensi pers atau acara pasca pertandingan.

Sementara itu, pemain Argentina Gianluca Prestianni juga menerima pemberitahuan resmi dari UEFA terkait insiden dengan Vinicius di leg pertama babak play-off. Pada akhirnya, badan pengatur sepak bola Eropa tersebut memberikan penalti kepada pemain Benfica tersebut setelah insiden kontroversial dengan bintang Brasil itu.

Setelah keputusan ini, Benfica mengeluarkan pernyataan keras sebagai tanggapan atas penalti untuk Prestianni. Dengan meningkatnya ketegangan, pertandingan leg kedua di Spanyol diprediksi akan sangat intens, karena Real Madrid saat ini hanya memiliki keunggulan yang sangat tipis.

Dengan absennya Mourinho dari bangku cadangan dan Prestianni dari skuad, Benfica pasti harus mengerahkan upaya maksimal untuk membalikkan keadaan dan mengamankan kualifikasi. Sementara itu, Real Madrid memasuki pertandingan dengan skuad yang hampir lengkap, dan Vinicius telah dipastikan siap bermain dalam pertandingan penting ini.