Mikel Arteta: "Arsenal Merasa Marah, Kecewa, dan Bahkan Malu"
- getty image
Olret – Setelah kemenangan 4-1 atas Tottenham, Mikel Arteta berbicara kepada media, memandang kemenangan telak ini sebagai titik balik penting dalam perebutan gelar.
Manajer Arsenal tersebut pun menyatakan bahwa ia "sangat bangga dan bahagia" setelah Arsenal menghancurkan Tottenham Hotspur 4-1, sehingga kembali unggul 5 poin di puncak klasemen Liga Premier. Pakar strategi asal Spanyol ini bahkan menganggap kemenangan ini sebagai potensi "titik balik" untuk keseluruhan musim.
Kemenangan telak dalam derbi London Utara itu terjadi hanya beberapa hari setelah kekalahan mengejutkan setelah unggul 2-0 melawan Wolves. Arteta mengakui bahwa kekalahan tersebut membuat seluruh tim merasakan berbagai emosi:
“Setelah apa yang terjadi melawan Wolves, itu sangat sulit. Jika mengingat kembali, Anda tidak mengerti mengapa kami membiarkan pertandingan itu lepas begitu saja. Anda merasa marah, kecewa, bahkan malu,” ujarnya.
Arsenal
- thethao247.vn
Namun, alih-alih menyerah, Arsenal mengubah rasa sakit itu menjadi motivasi:
“Kami adalah tim dengan banyak kebangsaan dan kepribadian yang berbeda, tetapi sungguh luar biasa melihat semua orang duduk bersama dan bertanya pada diri sendiri: ‘Bagaimana kita bisa mengubah ini menjadi titik balik dan membuat diri kita lebih baik?’ Sepak bola lebih dari sekadar pekerjaan – itu adalah gairah, tujuan hidup. Itu bisa sangat menyakitkan, tetapi juga sangat berharga,” tegas Arteta.
Manajer berusia 43 tahun itu tetap tenang setelah menjalani pekan tanpa pertandingan tengah pekan untuk pertama kalinya dalam dua bulan:
“Kami menunjukkan karakter kami, tetapi Anda harus membuktikannya lagi dan lagi. Saya sangat bangga dan senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain, terutama bagaimana mereka tampil selama 72 jam terakhir,” katanya.
Arsenal meraih kemenangan telak melawan Aston Villa
- goal
Arteta juga memberikan pujian khusus kepada Eberechi Eze, yang melanjutkan performa gemilangnya setelah hat-trick di derby sebelumnya dengan mencetak dua gol lagi melawan Tottenham:
“Saya bisa melihat dia ingin membuktikan sesuatu. Dia bahkan marah kepada saya karena tidak memainkannya sebagai starter melawan Wolves,” ungkap Arteta.
Kemenangan telak atas Tottenham tidak hanya membantu Arsenal mengkonsolidasikan posisi mereka di puncak klasemen, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa mereka siap untuk bangkit kembali, seperti yang diinginkan Arteta: mengubah penderitaan menjadi kemenangan.