Luke Shaw Secara Implisit Mengkritik Amorim
- thethao247.vn
Olret – Manchester United sedang menikmati masa-masa yang menggembirakan di bawah asuhan Michael Carrick, dan pernyataan terbaru Luke Shaw tampaknya secara sempurna menggambarkan perbedaan antara era saat ini dan masa kepemimpinan Ruben Amorim sebelumnya.
Kemenangan 2-0 melawan Tottenham di Old Trafford tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Setan Merah, tetapi juga memperpanjang rekor kemenangan Carrick menjadi empat pertandingan.
Melawan Spurs, gol dari Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes semakin menunjukkan efektivitas gaya permainan yang sedang dikembangkan Manchester United.
Yang perlu diperhatikan, sejak Carrick mengambil alih, Manchester United secara berturut-turut mengalahkan lawan-lawan tangguh seperti Manchester City, Arsenal, dan Fulham. Rentetan hasil ini cukup untuk membuat seluruh Premier League memandang tim Old Trafford dengan cara yang berbeda.
Dari posisi yang genting, Manchester United kini telah naik ke peringkat keempat di klasemen liga, hanya terpaut tiga poin dari Aston Villa yang berada di peringkat ketiga. Oleh karena itu, tempat di Liga Champions musim depan bukan lagi prospek yang jauh, tetapi tujuan yang sepenuhnya dapat dicapai.
Menjelang pertandingan tandang mereka melawan West Ham, suasana di ruang ganti Manchester United digambarkan sebagai yang paling positif dalam beberapa tahun terakhir. Dan Luke Shaw percaya bahwa faktor pembeda terbesar adalah Michael Carrick.
“Dia telah melakukan banyak perubahan,” kata Shaw kepada talkSPORT. “Tetapi bagi saya, hal terpenting adalah dia memahami klub ini dan tahu persis apa yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan, membuat semua orang senang dan menikmati apa yang kami lakukan. Dia memenangkan banyak trofi sebagai pemain di sini. Jadi dia benar-benar memahami Manchester United. Menurut saya, itu adalah hal yang paling penting. Dia tahu bagaimana memaksimalkan potensi para pemain dan dia melakukannya dengan sangat baik.”
Meskipun tidak disebutkan secara langsung, pujian Shaw untuk Carrick secara tidak sengaja menjadi perbandingan yang pahit dengan Ruben Amorim, yang telah berjuang untuk menstabilkan gaya bermain dan semangat tim.
Menurut Shaw, peningkatan yang paling terlihat di bawah Carrick terletak pada budaya tim. Semangat juang, fokus dalam sesi latihan, dan kemampuan untuk saling memotivasi telah meningkat secara signifikan. Tidak hanya susunan pemain inti, tetapi juga pemain pengganti memainkan peran penting, seringkali memberikan dampak ketika dimasukkan.
Gambar seluruh pemain cadangan yang bergegas keluar untuk merayakan setiap gol dianggap sebagai bukti paling jelas dari kekompakan yang telah dibawa Carrick. Ini adalah sesuatu yang kurang dimiliki Manchester United pada periode sebelumnya.
Namun, tidak semua orang percaya bahwa Carrick harus diberi posisi manajerial jangka panjang. Legenda seperti Roy Keane dan Gary Neville tetap berhati-hati, dengan alasan bahwa dewan direksi membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilainya.
Namun, jika Manchester United terus mempertahankan performa impresif mereka dan semakin mendekati target Liga Champions, Michael Carrick tentu akan membuat manajemen Old Trafford mempertimbangkan serius masa depannya di kursi kepelatihan.