Transfer Besar Senilai 80 Juta Euro Memicu Bentrokan Manchester United vs Arsenal
- google image
Olret – Sinyal tak terduga tentang potensi penjualan dari klub Italia telah muncul, memicu persaingan sengit antara dua raksasa Liga Primer di bursa transfer musim panas.
Scott McTominay saat ini menikmati periode terbaik dalam kariernya sejak meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Napoli pada Agustus 2024. Gelandang Skotlandia ini dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan Serie A, memainkan peran utama dalam membantu tim Italia Selatan itu memenangkan gelar liga domestik di musim pertamanya, sehingga membuktikan nilainya jauh melebihi biaya transfer awalnya.
Setelah hampir dua musim bersama Napoli, McTominay mencetak prestasi dengan total 32 kontribusi gol dalam 69 pertandingan, termasuk 22 gol dan 10 assist. Performa konsistennya menjadikannya pemain kunci dalam sistem taktik Antonio Conte dan memenangkan hati para penggemar Napoli yang bersemangat.
Arsenal
- thethao247.vn
Kesuksesannya di Italia memicu rumor kembalinya McTominay ke Liga Primer. Menurut TEAMteal, Manchester United dilaporkan menyesal telah menjual pemain yang berasal dari akademi mereka tersebut, sementara Arsenal juga memantau situasi dengan cermat, siap untuk ikut serta jika kesempatan itu muncul.
Berbicara kepada media, direktur pengembangan bisnis global Napoli, Leonardo Giammarioli, mengakui bahwa klub akan kesulitan menolak tawaran yang cukup besar. Ia menyatakan bahwa Serie A menghadapi kesulitan keuangan yang signifikan, dan mempertahankan pemain kunci menjadi semakin rumit karena persaingan dari liga-liga Eropa yang lebih makmur.
Menurut sumber terdekat, Napoli hanya akan mempertimbangkan untuk menjual McTominay jika mereka menerima harga 80 juta Euro atau lebih. Pelatih Antonio Conte melihat gelandang Skotlandia itu sebagai penghubung penting dalam formasi 3-5-2-nya, sehingga tawaran yang lebih rendah hampir tidak dapat dinegosiasikan, meskipun ada tekanan dari bursa transfer.
Namun, masa depan McTominay tetap tidak pasti karena sang pemain dikabarkan masih memiliki keinginan kuat untuk bermain di Premier League. Baik Manchester United maupun Arsenal memiliki ambisi untuk merekrutnya, sementara Napoli mengejar strategi merekrut pemain-pemain berbakat, meningkatkan nilai mereka, dan kemudian menjualnya dengan keuntungan maksimal.