Bersinar untuk MU, Casemiro Menerima "Penghargaan" Khusus
- thethao247.vn
Olret – Satu gol dan satu assist dalam pertandingan terakhir membuat gelandang Brasil itu mendapat pengakuan yang cukup besar dari para penggemar.
Casemiro baru-baru ini terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Premier Pekan Ini (berdasarkan voting penggemar) setelah penampilannya yang luar biasa dalam kemenangan Manchester United 3-2 atas Fulham.
Gelandang Brasil itu mencetak gol penting dan memberikan satu assist, yang secara langsung membuat perbedaan bagi tim Manchester dalam pertandingan emosional akhir pekan lalu.
Menurut penyelenggara Premier League, Casemiro menang telak dengan 51% suara penggemar. Pesaing terdekatnya, Hugo Ekitake dari Liverpool, hanya menerima 17% suara. Ini jelas menunjukkan pengaruh Casemiro di saat Manchester United membutuhkan pemimpin berpengalaman.
Yang perlu diperhatikan, Casemiro menjadi pemain Manchester United keempat berturut-turut yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan, mengikuti jejak Benjamin Sesko, Bruno Fernandes, dan Patrick Dorgu. Rentetan penghargaan ini sebagian mencerminkan kebangkitan performa individu dari para pemain kunci MU, meskipun performa tim tidak konsisten.
Peningkatan performa Casemiro terjadi di tengah spekulasi tentang masa depannya di Old Trafford. Beberapa sumber internasional menunjukkan bahwa gelandang veteran itu bisa meninggalkan MU dengan status bebas transfer di akhir musim, dengan tim-tim MLS, khususnya LA Galaxy, menunjukkan minat serius untuk merekrut bintang berusia 34 tahun itu.
Jika Casemiro pindah ke AS, ia diperkirakan akan bergabung kembali dengan Marco Reus di LA Galaxy, dalam lingkungan yang tidak terlalu menuntut fisik dibandingkan Liga Premier. Ini dipandang sebagai langkah logis untuk tahap akhir karier puncaknya, dan juga sejalan dengan rencana Manchester United untuk merampingkan anggaran gaji dan membangun kembali skuad di bawah arahan manajemen klub yang baru.
Namun, Casemiro telah menunjukkan profesionalisme dengan menegaskan fokus penuhnya pada Manchester United hingga hari terakhir kontraknya. Penampilan seperti saat melawan Fulham menunjukkan bahwa ia belum menyerah; sebaliknya, ia ingin mengakhiri perjalanannya di Inggris dengan hasil yang memuaskan, sebagai pemimpin di lini tengah.