Maguire Memberi Penghormatan Kepada Amorim
- getty image
Selama masa kepemimpinan Amorim di Old Trafford, minimnya waktu bermain Mainoo menjadi salah satu poin perdebatan terbesar. Gelandang yang berasal dari akademi Man Utd ini mengalami musim gemilang di bawah asuhan Erik ten Hag, mencetak gol di final Piala FA 2024 dan mewakili Inggris di Euro 2024.
Namun, sejak Amorim mengambil alih dan menerapkan sistem tiga bek, Mainoo sebagian besar menghilang dari susunan pemain inti karena Bruno Fernandes sering ditempatkan di posisi gelandang bertahan.
Karena belum pernah menjadi starter dalam satu pun pertandingan Liga Premier musim ini, Mainoo kesulitan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim nasional, bahkan sampai diabaikan oleh manajer Thomas Tuchel. Hal ini memicu spekulasi bahwa gelandang berusia 20 tahun itu mungkin akan mencari kepindahan pinjaman dari Old Trafford, dengan Napoli sebagai tujuan potensial di jendela transfer pertengahan musim.
Ketegangan terungkap secara publik ketika saudara laki-laki Mainoo, Jordan Mainoo-Hames, muncul di tribun Old Trafford mengenakan kaus bertuliskan "Bebaskan Kobbie Mainoo." Amorim kemudian mengkritik beberapa pemain muda karena mentalitas "hak untuk menuntut", tetapi bersikeras bahwa ia tidak menyalahkan gelandang Inggris tersebut.
Dengan Darren Fletcher ditunjuk sebagai manajer interim dan kemungkinan akan mengubah formasi Man Utd menjadi 4-3-3, masa depan Mainoo diperkirakan akan lebih positif untuk sisa musim ini.