Revolusi Dingin: Mengapa Kim Sang-sik Menjadi Pertaruhan Terakhir United di 2025
- thethao247.vn
Olret – Tahun 2025 akan terasa seperti roller coaster di tengah badai bagi Manchester United; sebuah perjalanan ganjil yang memaksa para penggemarnya berdiri di garis tipis antara keputusasaan yang dalam dan harapan yang membumbung tinggi.
Sebelumnya kamu sudah mengulas tentang poin 1 sampai 5 di artikel Manchester United 2025: Antara Tragedi, Air Mata, dan Taktik Kim Sang-sik
Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Jumat, 26 Desember 2025 - 16:14 WIB
Judul Artikel : Manchester United 2025: Antara Tragedi, Air Mata, dan Taktik Kim Sang-sik
Link Artikel : https://olret.viva.co.id/news/27189-manchester-united-2025-antara-tragedi-air-mata-dan-taktik-kim-sang-sik
Oleh : Idris Hasibuan
Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Jumat, 26 Desember 2025 - 16:14 WIB
Judul Artikel : Manchester United 2025: Antara Tragedi, Air Mata, dan Taktik Kim Sang-sik
Link Artikel : https://olret.viva.co.id/news/27189-manchester-united-2025-antara-tragedi-air-mata-dan-taktik-kim-sang-sik
Oleh : Idris Hasibuan
6. Bursa Transfer yang Mengesankan
Bryan Mbeumo
- google image
Untuk mempersiapkan tujuan pembangunan kembali tim di musim 2025/26, manajemen Manchester United menyusun rencana transfer yang cukup cerdas selama musim panas. Mereka hanya membeli pemain-pemain luar biasa dengan pengalaman di Premier League seperti Cunha dan Mbeumo.
Mereka juga memilih striker muda dengan potensi untuk melayani tim dalam jangka panjang, seperti Benjamin Sesko. Seorang kiper untuk menggantikan Andre Onana juga didatangkan ke Old Trafford. Secara keseluruhan, ini adalah bursa transfer Manchester United yang paling dinantikan dalam lima tahun terakhir.
Total nilai transfer Manchester United untuk musim panas 2025 diperkirakan sekitar 200 juta Euro, angka yang tetap tinggi seperti biasanya, tetapi tidak seperti sebelumnya, pemain baru Setan Merah seperti Mbeumo dan Cunha telah beradaptasi dengan sangat cepat dan sekarang menjadi pemain kunci di Old Trafford.
7. Penggemar dengan Rambut Unik
Frank Illet, seorang penggemar Manchester United yang unik, telah mengunggah video di akun TikTok pribadinya. Yang mencolok dari video-video ini adalah rambutnya yang sangat panjang, dan ia bahkan menetapkan tantangan yang sangat sulit untuk dirinya sendiri: tidak memotong rambutnya sampai Manchester United memenangkan lima pertandingan berturut-turut.
Masalahnya, penggemar ini memulai tantangan tersebut pada Oktober 2024, dan hingga hari ini, tidak ada tanda-tanda bahwa ia akan memangkas rambutnya lagi.
8. 'Kalah dari Posisi Unggul'
Pada pertandingan pertama musim Liga Premier 2025/26, Manchester United menjamu Arsenal di Old Trafford. Tim tuan rumah kemudian menderita kekalahan 0-1, kekalahan pertama mereka musim itu.
Setelah pertandingan, banyak penggemar Manchester United menyatakan penyesalan atas kekalahan tersebut, mengklaim bahwa Setan Merah adalah tim yang lebih baik dan menyebut kekalahan itu sebagai 'kalah dari posisi unggul'. Lelucon ini kemudian menyebabkan 'keributan' di media sosial dan digunakan dalam banyak pertandingan berikutnya.
Bukan hanya pertandingan Arsenal; ekspresi lucu Diogo Dalot setelah gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan melawan Wolves pada bulan April juga menimbulkan kehebohan besar. Bek asal Portugal itu memegangi kepalanya dengan tatapan bingung di matanya, yang membuat banyak penggemar membuat meme-meme lucu.
9. Kalah dari tim divisi empat di Piala Carabao
Pada akhir tahun 2025, penderitaan Manchester United bagi para penggemarnya berlanjut. Pada malam yang berbadai di Pantai Timur Inggris, Manchester United menulis salah satu babak tergelap dalam sejarah klub ketika mereka kalah dari Grimsby Town, tim League Two, melalui adu penalti di Piala Liga.
Kekalahan melawan Grimsby hampir menghancurkan para penggemar Manchester United setelah awal musim yang buruk.
10. Kekalahan Melawan Tim All-Stars ASEAN yang Dilatih Kim Sang-sik
Di bawah bimbingan Pelatih Kim Sang-sik, para pemain dari 11 negara Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) tampil baik, mempertahankan formasi yang ketat meskipun hanya memiliki waktu dua hari untuk beradaptasi.
Tim tuan rumah hanya memberi Manchester United dua peluang mencetak gol yang jelas di babak pertama, sebelum benar-benar tidak efektif di babak kedua.
Pada menit ke-71, gelandang Myanmar Maung Maung Lwin menerobos dan mencetak gol pembuka setelah umpan terobosan yang sempurna dari gelandang Australia Adrian Segecic. Ini juga merupakan kekalahan pertama dalam rangkaian pertandingan persahabatan bagi tim asuhan Pelatih Ruben Amorim.
Yang menarik, momen ketika Ruben Amorim membungkuk dan berjabat tangan dengan pelatih Kim Sang Sik setelah kekalahan tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak orang berkomentar bahwa kaliber ahli strategi asal Korea Selatan itu bahkan lebih tinggi daripada manajer Manchester United tersebut.