Bruno Fernandes Memberikan Pujian Khusus Kepada Rekan Satu Timnya di MU
- thethao247.vn
Olret – Mason Mount bersinar dengan gol penentu kemenangan MU atas Crystal Palace, yang dipuji Bruno Fernandes dan pelatih Ruben Amorim, membuka peluang untuk membangkitkan kembali performanya di Old Trafford.
Kapten Bruno Fernandes memberikan pujian khusus kepada Mason Mount, pahlawan yang membawa tiga poin penuh bagi Manchester United dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Crystal Palace. Gol indah gelandang Inggris ini tak hanya membantu "Setan Merah" mengatasi kesulitan, tetapi juga bisa menjadi titik balik kariernya di Old Trafford.
Bruno Fernandes tampil luar biasa, memberikan dua assist, satu untuk Joshua Zirkzee dan satu lagi untuk Mount, sehingga meraih penghargaan Man of the Match. Meskipun ada kekhawatiran Fernandes mengalami cedera ringan di akhir pertandingan, Amorim memastikan kapten Portugal itu "tidak memiliki masalah serius".
Berbicara setelah pertandingan, Bruno Fernandes memuji rekan setimnya:
“Mason adalah pemain yang fantastis. Kami tidak pernah meragukan kualitasnya. Meskipun ia mengalami kesulitan dengan cedera dan performanya, ketika ia berada dalam performa terbaiknya, ia sangat penting bagi tim.”
Pelatih Ruben Amorim juga sependapat, menegaskan bahwa Mount adalah pemain yang “cerdas dan memiliki kemampuan mencetak gol yang tidak dimiliki banyak pemain lain di tim”.
Dan sesuai dengan kata-katanya, pemain bernomor punggung 7 itu membuktikan kemampuannya dengan gol penentu setelah kombinasi tendangan bebas yang cerdas dengan Fernandes.
Gol melawan Palace tak hanya melegakan, tetapi juga menandai pertama kalinya dalam hampir tiga tahun Mount bermain penuh 90 menit di pertandingan Liga Primer. Terakhir kali ia melakukannya adalah untuk Chelsea, juga melawan lawan yang sama pada Januari 2023.
Setelah mengalami cedera dan kesulitan beradaptasi, performanya belakangan ini dianggap sebagai titik balik penting yang membantu Mount menemukan kembali jati dirinya. Ia pernah menjadi andalan Chelsea, berkontribusi besar dalam meraih gelar juara Liga Champions 2021, tetapi musim-musim yang menurun membuat kariernya mandek.
Kini, seiring Mount perlahan kembali menemukan performa terbaiknya, pelatih Amorim memiliki pemain berkualitas lain di lini tengah. Pemain berusia 26 tahun ini dapat bermain fleksibel di tengah maupun di depan dalam formasi 3-4-3. Jika ia terus mempertahankan momentum ini, Mount dapat kembali ke performa terbaiknya di Chelsea dan menjadi "kontrak emas" yang pernah diharapkan MU.