16 Pertanyaan Deep Talk Saat We Time Bareng Pasangan, Supaya Hubungan Semakin Nyaman
- freepik.com
Selain itu, saat pasangan memberi jawaban, kamu juga memberikan penegasan. Seperti, tidak ada kesempatan kedua jika terjadi perselingkuhan. jadi, pasangan tahu, kamu tidak akan memberikan toleransi pada pengkhianatan.
9. "Apa hal sensitif yang kamu harap tidak dijadikan bahan candaan?"
Mengenal pasangan akan lebih lengkap saat kamu tahu hal apa saja yang dia sukai dan tidak sukai, termasuk candaan apa yang bisa membuatnya tersinggung. Sebab, seseorang bisa punya cara pandang yang berbeda. Kamu menganggap candaanmu lucu atau masalah yang dihadapi sepele. Tapi, menurut pasangan itu sangat menganggu, sampai kesalahan yang fatal.
10. “Jika Uang Bukan Jadi Masalah, Apa Yang Kamu Ingin Lakukan Di Masa Depan Nanti?”
Lewat pertanyaan ini, kamu akan tahu rencana apa saja yang ingin pasangan lakukan, semisal jika kalian sudah bercukupan secara materi. Selain itu, juga bisa mendongkrak semangat untuk mencapai kesuksesan bersama, supaya rencana-rencana itu bisa di realisasikan. Meski sekarang baru sekedar mimpi. Bisa jadi, di masa depan nanti, kamu dan pasangan bisa sukses secara materi.
11. “Apakah Tujuan Kamu Masih Sama Seperti Awal Hubungan Kita Dulu?”
Apakah kamu dan pasangan masih sevisi dan semisi? Apakah kebahagiaan satu sama lain masih menjadi prioritas utama? Apakah tujuan pernikahan kalian tidak berubah, hati serta perasaannya?
Memastikan hal itu, setidaknya akan membuat kamu tenang dan nyaman. sebab, dengan segala perubahan yang terjadi juga terlewati. Pasanganmu tetap menjadi orang sama yang mencintai dan menghalalkanmu dulu.
12. “Apa yang kamu Ingin Aku lakukan, Saat Kamu Kesal atau Marah?
Daripa menerka-nerka memastikan secara langsung bagaimana cara terbaik atau diinginkan pasangan untuk bisa menghiburnya, jauh lebih baik. jadi, kamu tahu sikap apa saja yang perlu dilakukan saat dia kesal dan marah, serta membuat hatinya menjadi lebih tenang juga terhibur kembali.
13. “Apakah ada dari Kesenanganku Yang Membebanimu”
Misalnya saja kamu suka sekali mengkoleksi tas atau sepatu. Bisa juga terlalu senang menghabiskan hobi atau me time sampai lupa pada kenyamanan pasangan sendiri. Tidak masalah untuk menanyakan itu, supaya kamu tahu pemikiran juga beban yang dia rasakan. Jadi, saat dia butuh perhatian, bantuan atau pengertian darimu, kamu bisa mengerti dari sudut pandangnya.