5 Cara Sederhana Mencintai Dirimu Sendiri, Ingat Kamu Sangat Berharga!
- pixabay
Tuliskan Segala Mimpi dan Keinginanmu
- pixabay
Pernah tidak kamu mendapatkan atau mendengarkan saran dari seseorang –misalnya motivator untuk menulis semua keinginanmu, lalu memajangnya di tempat-tempat yang mudah kamu baca lagi setiap saat atau bangun tidur.
Menguraikan semua mimpi dan keinginan yang ingin kamu raih, ternyata akan memberikan dorongan positif bagi tubuh untuk tetap optimis dan lebih bersemangat. Contoh sederhananya saja, saat kamu menulis ingin berpenghasilan 100 juta dalam sebulan.
Maka tubuh akan bereaksi untuk lebih bersemangat bekerja juga mencari tambahan pekerjaan agar penghasilan kamu bisa mencapai target yang kamu inginkan. Selain itu, ternyata hal itu bisa menjadi doa, karena terus kamu ucapkan berulang-ulang.
4. Mulailah Apresiasi Dirimu Sendiri
Mulailah Apresiasi Dirimu Sendiri
- pixabay
Menyenangkan memang saat kamu bisa mendapatkan apresiasi dari seseorang. Semisal, saat kamu sudah menghidangkan makanan yang terbaik, lalu pasanganmu memakannya dengan lahap tak lupa mengucapkan terimakasih sambil mencium kening.
Sayangnya, terkadang terlalu berharap mendapatkan apresiasi dari orang lain itu, justru akan membuat kamu kecewa, jika dia tidak peka atau cuek.
Jadi mulailah mengapresiasi diri sendiri dan segala hasil yang sudah kamu terima meski itu dengan cara yang sederhana. Misal memulai dengan mengucapkan terimakasih dan syukur pada Tuhan atas kehidupan yang kamu miliki.
Terimakasih pada pasangan dengan membahagiakan dirinya. Terimakasih pada dirimu sendiri dengan me time, healing, jalan-jalan, membeli barang yang kamu inginkan, atau menonton film favoritmu. Dengan mengapresiasi diri sendiri sama saja kamu sedang menghargai dirimu sendiri.
5. Fokus Pada Hidupmu dan Berhenti Menjadikan Kehidupan Orang Lain Sebagai Standar Bahagia
Cara Sederhana Mencintai Dirimu Sendiri
- pixabay
Jangan pernah menjadikan orang lain atau trend sebagai standar bahagia. Sebab, trend yang selalu berubah akan membuat kamu kesulitan mengimbanginya, juga sulit merasa nyaman untuk menjadi dirimu sendiri. Selain itu, standar hidup orang lain itu berbeda denganmu.
Penghasilan, latar belakang, ujian dan kehidupannya saja sudah berbeda. Jadi kamu tidak bisa menyamakan.
Hiduplah senyamannya kamu dengan focus pada prioritas yang sedang kamu kejar. Tidak perlu merasa iri pada kehidupan orang lain, karena sebenarnya kamu sudah bahagia dengan hidup yang kamu jalani.