5 Tanda Kamu Sudah Siap Menyambut Hubungan Baru
- freepik.com/author/artursafronovvvv
Olret – Kegagalan hubungan di masa lalu, meninggalkan bekas luka, hingga rasa takut untuk menjalin hubungan yang baru. Ada ketakutan hubunganmu mungkin gagal lagi, kamu dipermainkan lagi, tidak lebih bahagia dan masih belum menemukan orang yang tepat.
Namun, kamu harus tetap percaya dan yakin, luka itu akhirnya akan sembuh juga dan kamu bisa membuka lembaran baru yang lebih bahagia. Meski perlu proses dan waktu yang panjang. Akhirnya kamu akan menganggapnya hanya sebagai kenangan dan tidak lagi menangisi masa lalu lagi.
Dan, inilah 5 tanda kamu sudah benar-benar pulih dari luka masa lalu. Di momen ini, tidak ada salahnya untuk membuka hati lagi dan menyambut hubungan baru yang lebih baik. Apalagi saat kamu sudah banyak belajar dari kegagalan di masa lalu, yakinlah kali ini kamu akan menemukan orang yang tepat.
1. Tidak Ada Lagi Rasa Dendam, Harapan, Maupun Kebencian Yang Tertinggal
Tidak Ada Lagi Rasa Dendam
- freepik.com/author/artursafronovvvv
Kini kamu sudah tidak lagi menyimpan perasaan benci, dendam atau harapan lagi dari/pada masa lalumu. Sebab, sudah sepenuhnya menganggap apa yang telah terjadi memang menjadi takdir hidup yang harus kamu lewati.
Ditambah lagi, kamu sudah sibuk dengan banyaknya kebahagiaan yang harus disyukuri sekarang. Jadi, apa pun yang terjadi padanya sekarang sudah bukan menjadi urusanmu.
Bahkan bagaimana pun hidupnya, kamu tidak mau tahu atau peduli. Sebab, dia sudah menjadi orang asing dari masa lalu yang tidak penting untuk dipikirkan.
2. Tidak Lagi Menyalahkan Siapa pun Atau Keadaan
Tidak Lagi Menyalahkan Siapa pun
- freepik.com/author/artursafronovvvv
Setelah dilukai dahulu, kamu masih sering menyalahkan keadaan, dirimu atau orang lain yang mungkin menjadi penyebab luka itu hadir. Bahkan kamu menyalahkan Tuhan karena mempertemukan dirimu dengan orang yang tidak tepat dan tidak baik.
Namun, setelah melewati proses panjang menyembuhkan diri. Kamu tidak lagi menyalahkan keadaan dan siapa pun. Sebab, kamu mulai mengerti, bahwa luka dan kegagalan itu juga punya hikmahnya sendiri untuk menjadi dirimu lebih dewasa dan bijak.