Lenovo Uji Kamera Periskop 200MP dan Layar 7,5 Inci, Bocoran Ungkap Eksperimen Smartphone Layar Super Besar
- youtube
Olret – Perkembangan terbaru dari Lenovo menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mungkin sedang bereksperimen dengan konsep smartphone yang cukup tidak biasa. Sebuah bocoran dari informan teknologi ternama Digital Chat Station mengungkap bahwa Lenovo saat ini sedang menguji sejumlah teknologi baru untuk perangkat yang akan datang, termasuk kamera telefoto periskop beresolusi 200 megapiksel dengan sensor berukuran besar.
Informasi tersebut dibagikan melalui platform media sosial Weibo. Dalam unggahannya, Digital Chat Station menyebutkan bahwa Lenovo sedang melakukan pengujian internal terhadap modul kamera periskop beresolusi tinggi tersebut, yang berpotensi meningkatkan kemampuan zoom optik serta kualitas fotografi jarak jauh pada smartphone masa depan.
Selain sektor kamera, Lenovo juga disebut tengah mengembangkan panel LCD beresolusi 1,5K. Namun, menurut bocoran tersebut, proses pengembangannya berjalan cukup lambat. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan masih berada pada tahap eksplorasi dan belum mengambil keputusan final terkait teknologi layar yang akan digunakan.
Lebih menarik lagi, Lenovo juga dilaporkan sedang menguji konsep smartphone dengan layar datar berukuran sekitar 7,5 inci. Ukuran ini jauh lebih besar dibandingkan smartphone konvensional dan berada di antara ukuran ponsel biasa dengan tablet kecil. Konsep tersebut digambarkan sebagai bagian dari eksplorasi internal Lenovo terhadap desain perangkat dengan layar ekstra besar.
Jika benar terealisasi, perangkat dengan ukuran layar tersebut berpotensi menciptakan kategori baru yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman visual lebih luas, baik untuk hiburan, multitasking, maupun produktivitas.
Diskusi mengenai bocoran ini juga berkembang di kolom komentar unggahan tersebut. Sejumlah pengguna menyoroti posisi Lenovo di pasar smartphone yang dinilai tidak sekuat beberapa tahun lalu. Salah satu pengguna menyebut bahwa sekitar tahun 2021, ponsel Lenovo yang ditenagai chipset seperti Qualcomm Snapdragon 870 dan Qualcomm Snapdragon 888 sempat dianggap sebagai pilihan dengan nilai harga dan performa yang sangat kompetitif.
Menanggapi hal tersebut, Digital Chat Station menjelaskan bahwa Lenovo saat ini menghadapi persaingan yang cukup ketat di segmen harga menengah. Menurutnya, strategi harga agresif dari merek seperti Realme dan Redmi membuat pasar kelas menengah semakin sulit ditembus oleh Lenovo.
Ia juga menambahkan bahwa progres pengembangan teknologi yang sedang diuji Lenovo masih berada pada tahap “rata-rata” dan belum ada keputusan pasti untuk membawa konsep-konsep tersebut ke tahap produksi massal.
Sementara itu, dalam perkembangan lain yang masih terkait dengan Lenovo, sub-mereknya baru saja memperkenalkan ponsel lipat bergaya buku bernama Moto Razr Fold pada ajang teknologi global Mobile World Congress 2026. Perangkat ini hadir dengan layar dalam LTPO 2K berukuran 8,1 inci serta layar luar 6,6 inci.
Moto Razr Fold ditenagai oleh chipset flagship Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 dan dilengkapi tiga kamera 50 megapiksel. Menariknya, perangkat ini juga mendukung penggunaan stylus khusus bernama Moto Pen Ultra yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas.
Meski berbagai eksperimen teknologi sedang dilakukan, masih belum jelas kapan Lenovo akan menghadirkan smartphone dengan kamera periskop 200MP atau layar 7,5 inci ke pasar. Namun bocoran ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masih aktif mengeksplorasi desain dan teknologi baru untuk kembali bersaing di industri smartphone.