Samsung Galaxy S26 Ultra Sudah Qi2 Ready, Tapi Tanpa Magnet Internal, Ini Solusinya!

Spigen Ultra Hybrid MagFit Wallet
Sumber :
  • youtube

Olret – Peluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari fitur Privacy Display, kecerdasan buatan yang lebih proaktif, hingga dukungan pengisian daya nirkabel yang lebih cepat. Namun, di balik sederet pembaruan tersebut, ada satu detail yang memicu perdebatan di kalangan pengguna: absennya magnet internal.

Lenovo Legion Tab Gen 5: Tablet Gaming 165Hz dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Qi2 Ready, Tapi Belum Sepenuhnya Magnetik

Seperti pendahulunya, seri Galaxy S26 masih mengusung label “Qi2 Ready”. Artinya, perangkat sudah mendukung standar pengisian daya nirkabel generasi terbaru, tetapi tidak dilengkapi cincin magnet internal untuk penyelarasan aksesori.

iPad Air (2026) Dilengkapi  Chip M4, Performa Lebih Kencang

Tanpa magnet bawaan, pengguna memang tetap bisa menikmati pengisian nirkabel berkecepatan lebih tinggi. Namun, mereka tidak bisa langsung menempelkan aksesori magnetik seperti dompet, dudukan, atau charger model snap-on ke bagian belakang perangkat—fitur yang sudah lebih dulu populer lewat ekosistem MagSafe milik Apple.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Magnet internal berpotensi mengganggu performa S Pen serta menambah biaya produksi. Samsung tampaknya memilih kompromi demi menjaga kompatibilitas stylus dan struktur internal perangkat.

iPhone 17e Hadir Bawa Chip A19 3nm dan Kamera 48MP

Spigen Ambil Celah Lewat Ekosistem Mag Fit

Ketiadaan magnet internal justru membuka peluang bagi produsen aksesori pihak ketiga. Salah satu yang bergerak cepat adalah Spigen dengan lini produk Mag Fit yang dirancang khusus untuk seri Galaxy S26.

Pada level paling dasar, Spigen menghadirkan adaptor magnetik mandiri berupa cincin tipis yang bisa ditempelkan pada casing standar atau langsung ke bodi ponsel. Dengan harga sekitar 25 dolar AS, solusi ini memberikan dukungan magnet ala Qi2 tanpa harus membeli casing baru.

Bagi pengguna yang menginginkan solusi lebih rapi dan terintegrasi, Spigen juga menawarkan berbagai casing Mag Fit dengan cincin magnet tertanam di dalamnya. Pilihannya beragam, mulai dari model transparan untuk menonjolkan desain asli ponsel, versi dengan penyangga bawaan, hingga model dengan tali tangan untuk cengkeraman ekstra.

Cincin magnetik pada casing tersebut dirancang mengikuti tata letak magnet yang sama dengan MagSafe dan standar Qi2, sehingga memungkinkan penyelarasan presisi dengan charger dan aksesori kompatibel. Selain fungsi magnetik, casing ini tetap mengedepankan perlindungan terhadap benturan dan goresan.

Aksesori Tambahan: Dari Card Holder hingga Selfie Stick

Tak berhenti pada casing, Spigen juga memperluas ekosistem Mag Fit dengan aksesori tambahan seperti tempat kartu magnetik, dudukan meja, hingga tongkat selfie. Seluruh lini ini dirancang dengan standar magnet yang kompatibel secara luas dalam ekosistem Qi2.

Harga casing Mag Fit berkisar antara 40 hingga 60 dolar AS, tergantung desain dan fitur tambahan. Sementara aksesori magnetiknya dijual di kisaran 30 hingga 60 dolar AS. Seluruh produk tersedia melalui toko daring resmi Spigen.

Strategi Samsung: Fleksibel Lewat Ekosistem

Keputusan Samsung untuk tidak menyematkan magnet internal pada seri Galaxy S26 menunjukkan pendekatan yang lebih fleksibel. Alih-alih mengunci pengguna pada satu konfigurasi perangkat keras, Samsung membuka ruang bagi ekosistem aksesori berkembang sesuai kebutuhan pasar.

Di sisi lain, kehadiran standar Qi2 memastikan Galaxy S26 tetap relevan dengan tren pengisian daya nirkabel terbaru, tanpa harus mengorbankan kompatibilitas S Pen atau desain internal.

Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman magnetik penuh, solusi kini tersedia—meski harus melalui aksesori tambahan.