Ayaneo Pocket Play Resmi Pakai Dimensity 9300

ayaneo pocket play
Sumber :
  • youtube

Olret – Ayaneo akhirnya mengonfirmasi detail paling krusial dari Pocket Play, smartphone gaming pertamanya yang sejak awal kemunculannya memancing rasa penasaran. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada Desember lalu, namun kala itu Ayaneo hanya memamerkan desain perangkat keras tanpa membuka informasi penting seperti prosesor, layar, maupun kapasitas baterai. Hampir dua bulan berselang, tabir spesifikasi mulai sedikit terangkat.

Redmi K90 Ultra Dirumorkan Hadir dengan Dimensity 9500 dan Baterai Jumbo, Siap Geser K90 Pro Max?

Ayaneo mengungkap bahwa Pocket Play ditenagai oleh MediaTek Dimensity 9300, chipset flagship yang dirilis pada 2023. Meski bukan SoC terbaru, Dimensity 9300 dikenal sebagai prosesor kelas atas yang sanggup menangani game berat dengan performa tinggi. Keputusan ini terbilang menarik, mengingat Ayaneo sebenarnya memiliki opsi untuk menggunakan chipset yang lebih baru seperti Dimensity 9500 atau Dimensity 9400+, yang secara teori menawarkan dukungan jangka panjang dan kesiapan masa depan yang lebih baik.

Pemilihan prosesor bukan hanya soal kekuatan mentah. Chip juga berperan besar dalam menentukan seberapa lama sebuah perangkat tetap relevan. Prosesor yang lebih tua umumnya memiliki siklus dukungan pabrikan yang lebih pendek, yang bisa berdampak pada pembaruan perangkat lunak, optimalisasi game, serta stabilitas jangka panjang. Faktor ini menjadi semakin penting bagi perangkat khusus yang menyasar penggemar dan komunitas gaming seperti Pocket Play.

Samsung Galaxy S26 Muncul Perdana di Geekbench, Gunakan Exynos 2600 2nm dan Android 16

Menariknya, pengumuman tersebut belum dibarengi dengan data performa yang konkret. Ayaneo belum merilis informasi mengenai frame rate, skor benchmark, maupun klaim performa di penggunaan nyata. Alhasil, kemampuan gaming Pocket Play sejauh ini masih lebih banyak memancing spekulasi dibanding kepastian.

Di sisi desain, Pocket Play tampil sebagai perangkat yang berusaha mengaburkan batas antara smartphone dan konsol genggam. Ayaneo mengusung mekanisme geser samping yang akan memperlihatkan kontrol fisik lengkap tersembunyi di balik layar. Tata letaknya dibuat familiar bagi gamer, dengan D-pad, tombol ABXY, tombol bahu, serta dua stik analog yang siap digunakan untuk bermain game serius.

Teaser Perdana Lenovo Legion Y700 (2026) Curi Atensi

Sebagai pembeda, Ayaneo juga menyematkan dua touchpad pintar yang dapat disesuaikan fungsinya. Touchpad ini bisa diatur sebagai joystick virtual maupun touchpad standar, memberi fleksibilitas kontrol sesuai preferensi pengguna dan jenis game yang dimainkan.

Konsep Pocket Play sendiri jelas mengambil inspirasi dari Sony Ericsson Xperia Play yang dirilis pada 2011, sebuah ponsel legendaris dengan desain pengontrol geser yang ikonik. Bedanya, Ayaneo mencoba menghadirkan interpretasi modern dengan performa flagship dan fokus penuh pada pengalaman gaming.

Dengan prosesor yang kini telah dikonfirmasi, perhatian publik selanjutnya tertuju pada detail lain yang masih dirahasiakan, seperti spesifikasi layar, daya tahan baterai, dan performa dunia nyata. Jika Ayaneo mampu menyeimbangkan desain unik, kontrol fisik, serta optimalisasi software, Pocket Play berpotensi menjadi salah satu smartphone gaming paling unik di pasaran.