MediaTek Ubah Jadwal Peluncuran Chipset, Oppo dan Vivo Siap Panaskan Persaingan Flagship 2026
- Vivo
Olret – Persaingan ponsel flagship Android pada 2026 diperkirakan akan berlangsung jauh lebih sengit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Oppo dan Vivo disebut tengah bersiap meluncurkan model Ultra dari lini flagship mereka lebih awal, seiring perubahan strategi besar yang sedang disiapkan MediaTek dalam jadwal peluncuran chipset kelas atasnya.
Selama ini, waktu peluncuran prosesor kerap menjadi faktor penting dalam menentukan momentum sebuah merek di pasar. Brand yang lebih cepat menghadirkan perangkat biasanya memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian konsumen, terutama saat berdekatan dengan peluncuran iPhone terbaru dari Apple.
Berdasarkan pola yang beredar, Oppo dan Vivo diperkirakan akan memperkenalkan flagship Ultra generasi terbaru mereka pada akhir kuartal pertama atau awal kuartal kedua 2026. Perangkat tersebut diyakini akan menjadi versi paling premium dari lini yang sudah ada, seperti Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra.
Pada tahun ini, Qualcomm berhasil mengambil langkah lebih awal dengan mengumumkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada awal September. Strategi tersebut memberi keuntungan besar bagi mitra-mitranya, terutama Xiaomi, yang langsung meluncurkan seri Xiaomi 17 di bulan yang sama. Kehadiran lebih cepat membuat Xiaomi mampu mencuri momentum pasar sebelum kompetitor lain menyusul.
Berbeda dengan Qualcomm, MediaTek selama ini dikenal merilis chipset flagship sedikit lebih lambat. Dimensity 9600, misalnya, baru diperkenalkan pada September bagian akhir, sehingga ponsel yang menggunakannya—termasuk Oppo Find X9 dan seri Vivo X300—baru hadir ke pasar pada bulan Oktober. Keterlambatan tersebut membuat brand pengguna MediaTek kerap kehilangan momen penting di awal siklus flagship.
Namun situasi ini tampaknya akan berubah. Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa MediaTek berencana memajukan jadwal peluncuran prosesor Dimensity flagship generasi berikutnya ke bulan September. Informasi ini berasal dari informan ternama Digital Chat Station, yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak akurat dalam membocorkan rencana industri smartphone Tiongkok.
Jika rencana tersebut terealisasi, setidaknya satu merek dari Oppo atau Vivo berpeluang meluncurkan ponsel flagship generasi terbaru yang ditenagai Dimensity 9600 pada bulan yang sama dengan flagship Snapdragon. Perubahan ini dinilai krusial karena memungkinkan MediaTek dan para mitranya bersaing langsung sejak awal musim flagship.
Sumber yang sama juga mengungkap bahwa Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra generasi terbaru diperkirakan akan resmi diperkenalkan pada April 2026. Kedua perangkat tersebut diyakini membawa peningkatan signifikan, khususnya pada sektor kamera, performa AI, serta optimalisasi perangkat lunak kelas premium.
Sementara itu, Xiaomi disebut tidak akan mengubah strategi peluncurannya. Perusahaan asal Tiongkok tersebut diperkirakan tetap meluncurkan versi standar dan Pro dari Xiaomi 18—nama yang masih bersifat spekulatif—pada September 2026, lalu disusul model Ultra pada Desember.
Strategi ini terbukti sukses pada generasi sebelumnya. Peluncuran seri Xiaomi 17 di awal September memberi keuntungan besar karena bertepatan dengan periode rilis iPhone baru. Dengan menawarkan spesifikasi yang lebih agresif dan fitur kompetitif, Xiaomi berhasil mengungguli Apple di pasar domestiknya.
Laporan penjualan menunjukkan bahwa Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max masing-masing berhasil melampaui angka satu juta unit penjualan di Tiongkok. Sebaliknya, iPhone dilaporkan gagal menembus capaian serupa pada periode yang sama.
Melihat kondisi tersebut, tidak mengherankan jika Oppo dan Vivo ingin terjun lebih awal ke dalam persaingan. Keduanya dikenal memiliki kekuatan masing-masing, baik dari sisi inovasi kamera, pengalaman perangkat lunak, maupun integrasi fitur AI.
Dengan jadwal baru MediaTek, peluang untuk menantang dominasi Xiaomi sekaligus mempersempit jarak dengan Apple kini terbuka lebih lebar.
Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu periode paling kompetitif dalam sejarah pasar smartphone flagship.