AMD Perluas Strix Halo di CES 2026: Ryzen AI Max+ 392 dan 388

AMD Ryzen AI
Sumber :
  • Youtube

Olret – AMD kembali menunjukkan ambisinya di ranah komputasi performa tinggi melalui ajang CES 2026. Perusahaan secara resmi memperluas keluarga Strix Halo dengan memperkenalkan dua APU baru, yakni Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388. Keduanya dirancang untuk pengguna profesional dan penggemar yang membutuhkan performa AI dan grafis bertenaga tanpa harus bergantung pada GPU diskrit.

Rumor OnePlus 16: Varian Pro atau Ultra Disebut Akan Kembali, Flagship “Tanpa Kompromi” Siap Hadir?

Strix Halo sendiri pertama kali diperkenalkan tahun lalu sebagai jawaban AMD untuk kebutuhan laptop tipis dan ringan kelas atas, serta desktop ringkas yang tetap menuntut daya komputasi serius. Platform ini mengintegrasikan CPU dengan jumlah inti tinggi, GPU Radeon berbasis arsitektur RDNA 3.5, serta NPU XDNA 2 dengan performa hingga 50 TOPS, semuanya berbagi memori terpadu berkapasitas besar untuk efisiensi dan bandwidth yang optimal.

Sebelum pengumuman ini, lini Strix Halo tertinggi diisi oleh Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 core, disusul Max 390 dengan 12 core dan Max 385 dengan 8 core. Prosesor-prosesor tersebut sudah digunakan di berbagai perangkat premium, mulai dari HP ZBook Ultra G1a, ASUS ROG Flow Z13, hingga semakin banyak PC mini kelas atas yang mengandalkan performa tinggi dalam bodi ringkas.

OPPO K15 Turbo Pro Bocor:  Spesifikasi Andal, Rival Sejati Galaxy S25 Ultra?

Kehadiran Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388 membawa peningkatan yang cukup signifikan, terutama di sektor grafis. AMD membekali kedua APU ini dengan iGPU RDNA 3.5 berkonfigurasi 40 Compute Units, yang diklaim mampu menghadirkan daya komputasi grafis hingga 60 TFLOPs. Angka ini menjadikannya salah satu solusi grafis terintegrasi paling bertenaga yang pernah dirilis, sekaligus mempersempit jarak dengan GPU diskrit kelas menengah untuk beban kerja tertentu.

Di sisi CPU, perubahan yang dihadirkan relatif minim. Ryzen AI Max+ 392 tetap mengusung konfigurasi 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost hingga 5GHz, sementara Ryzen AI Max+ 388 mempertahankan konfigurasi 8 core dan 16 thread. NPU XDNA 2 juga tidak mengalami perubahan, dengan fokus utama pada akselerasi inferensi AI dan pemrosesan model lokal yang semakin relevan di era komputasi modern.

iPhone 18 Pro: Kamera Bukaan Variabel dan Desain Transparan Jadi Gebrakan Baru Apple

AMD turut memanfaatkan CES 2026 untuk menegaskan klaim performanya. Berdasarkan pengujian internal perusahaan, sistem berbasis Strix Halo disebut mampu mengungguli Nvidia DGX Spark dalam metrik AI token per detik per dolar, serta menunjukkan keunggulan dibanding MacBook Pro berbasis Apple M5 dalam sejumlah skenario AI, multitasking, dan bahkan gim tertentu. Meski demikian, seperti biasa, hasil ini masih perlu diverifikasi melalui pengujian independen.

Halaman Selanjutnya
img_title